Sistem Bahan Bakar ( Fuel System ) Pada Mobil

0
121

Ototips.com – Kendaraan terdiri dari berbagai macam sistem yang mendukung agar kendaraan dapat  berjalan dengan baik. Mulai dari sistem kelistrikan body, kelistrikan mesin, sistem pemindah tenaga, sistem suspensi dan sistem bahan bakar.

Sistem bahan bakar  berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki bahan bakar sampai ke dalam silinder ( ruang bakar ) sesuai dengan kondisi mesin. Sistem bahan bakar yang akan kita bahas adalah sistem bahan bakar konvensional yang masih menggunakan komponen – komponen yang digerakkan secara mekanik.

Cara kerja sistem bahan bakar
Bahan bakar yang ada pada tangki bahan bakar akan mengalir keluar karena adanya hisapan oleh pumpa bahan bakar. Bahan bakar yang terhisap oleh pumpa akan keluar melalui saluran keluar menuju saringan bahan bakar. Didalam saringan, bahan bakar akan disaring dari adanya kotoran, minyak dan benda-benda yang dapat menggangu bahan bakar.

Setelah bahan bakar keluar dari saringan, selanjutnya akan diteruskan ke karburator. Ini merupakan langkah akhir yang dilewati oleh bahan bakar untuk dicampurkan oleh udara. Bahan bakar yang sudah tercampur dengan udara akan masuk ke dalam ruang bakar akibat adanya hisapan pada silinder.

Pada sekala garis besar, sistem bahan bakar yang ada pada kendaraan adalah cair yang menggunakan bensin ataupun solar. Jadi pada artikel ini kita tidak akan membahas kendaraan yang menggunakan bahan bakar berbentuk gas.

Pada gambar diatas, kita dapat melihat beberapa komponen yang termasuk dalam sistem bahan bakar. Jadi kita akan bahas fungsi dari setiap komponen yang ada, diantaranya yaitu :

1. Tangki Bahan Bakar

Tangki bahan bakar terbuat dari pelat besi, dipasangkan dibagian belakang kendaraan untuk menghindari bocor pada saat terjadi tabrakan dan udara panas yang ditimbulkan dari mesin.  Pada bagian dalam dilapisi dengan lapisan anti karat. Selain itu juga dipasang sparator didalam tangki yang berfungsi untuk mencegah bahan bakar turun – naik pada saat mobil berjalan pada tanjakan ataupun turunan.

Ujung pipa hisap bahan bakar, diletakkan dengan jarak 2 – 3 cm dari dasar tangki, untuk mencegah terhisapnya air dan kotoran yang mengendap didasar tangki.

 

2. Sistem Saluran ( Fuel Line )

Ada 3 saluran bahan bakar
a. Saluran utama untuk mengirimkan bahan bakar ke pompa bahan bakar
b. Saluran pengembali, untuk mengembalikan kelebihan bahan bakar ke tangki

c. Saluran untuk emisi bahan bakar ( untuk menyalurkan gas HC ke charcoal canister )

 

3. Saringan Bahan Bakar ( Fuel Filter )

Fungsi saringan bahan bakar adalah untuk memisahkan air dan debu yang terkandung didalam bensin dan  untuk menurunkan kecepatan aliran sehingga partikel – partikel yang lebih berat dari bensin akan tertinggal didasar saringan

Catatan :
Untuk mobil mobil tertentu saringan bensin diletakkan didadalam tangki bensin dan dijadikan satu dengan pompa bensin.

 

4. Fuel Pump ( Pumpa bahan bakar )

Posisi tangki bahan bakar yang terletak dibagian belakang serta posisinya yang lebih rendah dari karburator, maka diperlukan pumpa untuk menghisap bahan bakar dari tangki bahan bakar menuju ke karburator. Pumpa bahan bakar pada mobil mempunyai 2 jenis penggerak, yaitu jenis penggerak mekanik yang digerakkan oleh cam lobe poros bubungan ( camshaft ) dan jenis penggerak listrik yang digerakkan oleh motor listrik 12 volt.

 

5. Karburator

Fungsi karburator adalah untuk mencampurkan udara dan bahan bakar sebelum masuk ke dalam ruang bakar. karbutaor adalah komponen terakhir pada sistem bahan bakar yang akan mengatur sedikit banyaknya campuran udara dan bahan bakar sesuai kondisi mesin pada saat itu.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here